Tentang Malam Itu

Ada waktu dalam hidupmu ketika malam begitu sulit dilalui.

Malam itu akan sangat panjang, sama panjangnya dengan sedihmu yang sedang takut kehilangan. Hewan malam akan menambah rasa, bernyanyi tentang sepi. Jangan lihat langit beserta dalam hitamnya. Cukup pandangi kaca jendela. Di sana, carilah pantulan dirimu. Temukan makna perpisahan, temukan arti jauhnya jarak.

Tapi malam itu juga akan sangat pendek, sama pendeknya dengan kebersamaan yang kau rasakan. Suara embusan napas, dinginnya lantai, dan semua sudut pandang yang kau dapat seperti ingin disimpan, dijaga, dibawa serta. Jangan hanya pandangi jarum jam sebab itu menghabiskan waktumu dengan sia-sia. Cukup tarik napas perlahan dan mensyukuri pertemuan, gembirakan hati dengan kisah-kisah dulu saat perkenalan.

Ada satu dari sekian malam-malammu yang begitu sulit didefinisi. Kau akan menolak tidur, bertahan semalam mengejar kebebasan melalui tulisan. Kau pasti akan mengajak bicara layar kotak di hadapanmu. Berdiskusi tentang kalimat terbaik untuk meluapkan perasaan. Membahas tentang betapa panjangnya malam itu sekaligus resah mengenai malam yang juga terasa pendek.

Jika harus membiarkan mengalir tetes air mata, letakkan di tempat yang benar, di saat yang tepat. Laporkan tentang panjang-pendeknya rasa malam pada pemiliknya. Laporkan tentang beratnya mendefinisikannya.

Ada waktu dalam hidupmu ketika malam begitu sulit dilalui. Mungkin kau tidak butuh penjelasan atasĀ mengapa? tapi hanya kekuatan. Lalu karena kau butuh, maka sebutkan dalam doamu pada Yang Maha Dekat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s