Aku senang melukismu
dengan cerita masa lalu
berharap dengan membacanya lagi dan lagi
kau di sini
lalu kita kembali

 

p.s.
rasanya mau balik ke asramaaa

Kita semua sama, terpenjara dalam kesendirian
hanya saja,
ada yang terkurung di ruang gelap tanpa cahaya
sementara yang lain menghuni kamar berjendela

-Kahlil Gibran-

Ini tanah yang belum dikenal. Di sini tempat belajar untuk hidup lalu bertahan. Kita memang di Indonesia, tempatnya banyak budaya mengalami akulturasi bahkan asimilasi, persis seperti yang sudah kita pelajari satu semester ini.

Saya datang dari pulau di timur sementara kau pergi merantau dari barat. Kita berbeda. Di sini tempat belajar untuk hidup dan berkawan.

Senang ada di sini sebab saya keluar dari lingkungan nyaman yang diselimuti persamaan. Bahagia rasanya merasakan berdiri di tengah lalu-lalang budaya yang beragam. Untuk tidak bilang terpesona, saya tersentuh. Indonesia sepertinya semakin jelas terlihat dari sini.

 

-Kampus rakyat, lima hari menuju farewell asrama-

Kau berdiri di sisi itu, aku tetap di sisi ini. Tidak ada yang salah karena kita sama-sama bisa memiliki impian.

Kau berjaga di samping meriammu, aku mengasah parang panjang dengan hati-hati. Kita berbeda tapi tidak dibenarkan saling bermusuhan. Sebab tanah ini menjamin kebebasan bergerak.

Bumi yang tentram dan impian yang menggantung tinggi; ketika kau memilih jalan pesimis, berikan aku alasanmu!